Sabtu, 02 September 2017

Cita-cita yang (hampir) Tercapai

         Hai! Kalian pasti bertanya-tanya kenapa judulnya Cita-cita yang (hampir) tercapai? iya kan?hehe. Kalau kalian baca blogku yang tentang List Harapan pasti udah tau apa mimpi atau cita-citaku.
yang mau aku ceritakan sekarang adalah cita-cita nomor 5. Kenapa?
Karena Cita-cita itu hampir aja tercapai. Memangnya apa sih Cita-cita yang nomor 5? Cita-cita nomor 5 ini sebenernya sulit banget untuk digapai, yaitu Kuliah di luar negri. susah bangetkan? apalagi dengan nilaiku yang nggak bagus banget, tapi karena ada temen Opa ku yang berbaik hati mau membiayai Kuliah ku di Sydney, Australia mimpi itu hampir tercapai.

         Kenapa ada kata hampir? aku pun tidak suka kata hampir ada di cerita kali ini, sebab kalau tidak ada kata hampir pastinya Cita-citaku Tercapai. Singkat cerita aku sudah mengurus semua keperluan yang di perlukan untuk nantinya jika aku Kuliah di sana, fyi karena aku terlalu senang, aku telah membeli perlengkapan yang sehari-harinya akan aku kenakan nanti di sana.

      Aku mengurus Passport setelah selesai Ujian Nasional, tiga hari kemudian Passport sudah bisa di ambil. Nah  setelah Passport selesai saatnya Proses membuat Visa. membuat Visa itu tidak mudah loh, karena itu Temannya Opa ku yang akan membiayai Kuliah ku memberi ku bantuan, yaitu membuat Visa di bantu oleh Agen. Karena Visa yang aku mau aku buat ini adalah Visa Pelajar jadinya aku harus tau nantinya aku Kuliah dimana, apa saja yang aku akan pelajari, dan berapa lama aku akan kuliah.

     Agen ku bekerjasama dengan Kampus yang nantinya aku akan kuliah disana, jadi aku telah tau jawaban dari pertanyaan itu. oh iya untuk mengetahui berapa lama aku akan kuliah di sana berati aku harus terdaftar di kampus tersebut. aku sudah terdaftar di salah satu kampus yang letaknya di Sydney city. sebelum Interview di Kedutaan Australia, aku sudah latihan di tempat agen visa ku di daerah Tangerang, sangat jauh memang dari rumahku. Aku di antar oleh Ayahku menaiki motor, memakan perjalanan hampir satu setengah jam.

     Demi mengantarku untuk latihan Interview Ayahku sampai telat bekerja, kenapa aku tidak naik ojek online? karena Ayahku Khawatir. setelah beberapa kali latihan Interview, aku di daftarkan untuk Medical Check Up di salah satu Rumah sakit daerah Jatinegara. Biaya Medical Check Up cukup mahal bagiku, tapi dengan baik hatinya teman Opa ku lah yang membiayainya.
   
    Setelah hasil Medical Check Up keluar atau beberapa hari kemudian aku menerima Email dari Kedutaan Australia yang isi pesan nya adalah jadwal Interview Visa Pelajar. oh iya, aku mendapatkan Emailnya pada hari Jum'at dan Interviewnya Jatuh pada hari Selasa. Agen Visaku menghubungi ku untuk melakukan latihan lagi di hari Senin sehari sebelum Interview berlangsung.

     Au di antarkan oleh Ayah ku ke Kedutaan Besar Australia yang berada di daerah Kuningan. singkat cerita setelah Interview aku harus menunggu selama beberapa hari untuk mengetahui apakah Visa ku ditolak atau diterima. Setelah menunggu beberapa hari aku mendapatkan Email dari Agen ku yang memberi tahu bahwa Visa ku di tolak dan tidak memungkinkan untuk meng-apply lagi.

    Sedih? Pasti. Kecewa? Pasti. Semua perasaan campur aduk. mungkin aku belum di takdirkan untuk kuliah di sana tahun ini. Inilah alasan kenapa ada kata hampir di judul cerita. ya, karena sedikit lagi kalau tidak ada masalah, Cita-cita ku tercapai.

Sekian Cerita ku hari ini, Cerita yang amat menyedihkan bagiku. Maaf juga jika ada kesalahan dalam penulisan ini. oh iya, Terimakasih dan Maaf juga untuk Bu Lenny (Teman Opa ku yang akan membiayai kuliahku) Terimakasih karena telah berniat baik, dan juga Terimakasih sekali untuk semuanya. Maaf juga karena Aku mengecewakan Bu Lenny. Maaf juga untuk Semua orang yang telah mendukungku, Terutama untuk Kedua orang tuaku.

Terimakasih semua, yang mau membaca curahan hatiku hehe.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Syarah Blog's Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang